Kegiatan pertama adalah audit dari Inspektorat irbin 3 yang berfokus pada evaluasi kinerja pendataan Desa Presisi. Audit ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pendataan yang dilakukan oleh pemerintah desa telah berjalan dengan baik, akurat, serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Tim auditor melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, metode pengumpulan data, hingga sistem pengelolaan dan pelaporan data desa.
Pendataan Desa Presisi merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung perencanaan pembangunan desa yang berbasis data. Dengan data yang akurat dan terverifikasi, pemerintah desa dapat menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan kedua dilaksanakan dengan melakukan pengecekan lokasi usulan pembangunan jembatan penghubung antara Desa Belimbing dan Desa Karyasari. Peninjauan ini dilakukan bersama kedua perbekel desa beserta perangkat desa guna melihat secara langsung kondisi lokasi yang diusulkan sebagai titik pembangunan jembatan.
Keberadaan jembatan penghubung tersebut dinilai sangat penting karena dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat kedua desa. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan ini juga diharapkan mampu mendukung kegiatan perekonomian masyarakat serta memperlancar akses transportasi.
Usulan pembangunan jembatan ini direncanakan akan diajukan melalui program dari TNI AD, sehingga peninjauan lapangan menjadi langkah awal yang penting dalam proses pengajuan dan perencanaan pembangunan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah desa dan pihak terkait, diharapkan rencana pembangunan ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua desa.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan tata kelola pemerintahan desa semakin baik serta pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.